Kamis, 06 Oktober 2011

Microsoft Windows(Update 7 Okt 2011)

1. apakah itu sistem operasi?apakah itu sistem operasi windows ?
Operating system (OS) atau yang sering di sebut sistem operasi adalah sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan dan mengoperasikan komputer .
Sistem Operasi Windows
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface).
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Nim :
1101221106
Nama : ascky tri harzaky
http://asckyharzaky.blogspot.com/



2. sejarah windows dan sejarah perkembangan
Pada tahun 1983 Microsoft mengumumkan pembangunan Windows, sebuah sistem operasi graphical user interface (GUI) untuk menggantikan operating system (MS-DOS) yang digunakan pada IBM PC sejak tahun 1981.
Microsoft membuat sebuah model GUI, yang pertama kali dikenal sebagai Interface Manager, setelah munculnya sistem operasi Apple dengan nama Mac OS. Bill Gates sebagai pendiri Microsoft melihat prototipe Macintosh buatan Steve Jobs pertama kali pada tahun 1981, dan Microsoft bersama dengan Apple membuat beberapa perangkat lunak yang bekerja di bawah Mac seperti Word and Excel


Perkembangan microsoft windows


MS-DOS
Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan diluncurkan ke pasar pada bulan November 1983, pada saat itu dijual seahrga U$1 untuk setiap copy-nya. Sistem operasi ini banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya.


Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut.[1] Microsoft pun kemudian Berkas:Membuang


Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.
Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.


Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.
Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989.


Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
• win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
• win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
• win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.


Windows 3.1
Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus real, sehingga hanya berjalan pada modus terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi. Microsoft pun pada akhirnya merilis Windows 3.11, yang merupakan versi Windows 3.1 yang mencakup semua tambalan dan perbaikan yang dirilis setelah Windows 3.1 diluncurkan pada tahun 1992.


Windows NT
Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.
Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.
Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.
Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.


Windows 95
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
• Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
• Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
• Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
• Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
• Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis untuk publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem operasi tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan menjual hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.
Selain fitur yang terkandung di dalam Windows 95, Microsoft juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang mencakup beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.


Windows NT 4.0
Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug. Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows NT, tapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
• Windows NT 4.0 Workstation
• Windows NT 4.0 Server
• Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
• Windows NT 4.0 Terminal Server


Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.




Windows 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
• Windows 2000 Professional
• Windows 2000 Server
• Windows 2000 Advanced Server
• Windows 2000 Datacenter Server
• Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
• Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition


Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).

Windows XP

Tampilan Windows XP menampilkan folder Sample Pictures, Sample Music, dan Control Panel, dengan tema Luna dan desktop Bliss.
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
• Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
• Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
• Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
• Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
• Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
o Windows XP Media Center Edition 2003
o Windows XP Media Center Edition 2004
o Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
• Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o Windows XP Tablet PC Edition 2005
• Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
• Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
• Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
• Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
o Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).


Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemeuntuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
• Windows Server 2003, Web Edition
• Windows Server 2003, Standard Edition
• Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
• Windows Server 2003, Datacenter Edition
• Windows Server 2003, Small Business Server

Windows Fundamentals for Legacy PCs

Pada bulan Juli 2006, Microsoft merilis sebuah versi Windows XP Service Pack 2, yang ditujukan untuk pasar thin-client, yang disebut sebagai Windows Fundamentals for Legacy PCs (WinFLP). WinFLP hanya tersedia bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah untuk memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggannya yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation. Sebagian besar aplikasi pengguna dijalankan di atas mesin jarak jauh dengan menggunakan Terminal Services atau Citrix.


Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start.
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.
Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
• Windows Vista Starter
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Business
• Windows Vista Enterprise
• Windows Vista Ultimate




Windows Home Server
Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.


Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu:
• Windows 7 Starter
• Windows 7 Home Basic
• Windows 7 Home Premium
• Windows 7 Professional
• Windows 7 Ultimate
• Windows 7 Enterprise


Windows 8
Windows 8 menyedialan cukup banyak fitur baru bersamaan dengan tampilan antarmuka yang baru. Dengan tampilan yang mirip Windows Vista dan Windows 7 (kombinasi yang sangat baik) tetapi memiliki perubahan GUI (Graphical User Interface) yang cukup banyak, diantaranya design baru taskbar, Explorer, layar boot system dan layar login, dan sebagainya.
Windows 8 ini akan diluncurkan pada tahun 2012. Menurut laporan dari MSFTKitchen Desember tahun lalu, menyebutkan bahwa Microsoft tampaknya akan merilis system operasi baru di bulan Juli 2011. Sementara itu, Microsoft juga akan merilis Windows Server 2012 dan Office 2012 yang akan dipublikasikan di bulan Juli 2012.
Dan dari sebuah blog di MSDN milik karyawan Microsoft yang bernama Chris Green memiliki informasi mengenai tanggal rilis produk-produk Microsoft di masa yang akan datang, termasuk Windows 8, Windows Server 2012 (Windows 8 Server) dan Microsoft Office 2012


Nim : 1101221112
Nama : Hendra lindung s
http://endofsalitude.blogspot.com/



3. File sistem windows File System adalah metode untuk menyimpan dan mengatur file-file dan data yang
tersimpan di dalamnya untuk membuatnya mudah ditemukan dan diakses. File System
dapat menggunakan media penyimpan data seperti HardDisk atau CD Rom. File System
juga dapat melibatkan perawatan lokasi fisik file, juga memberikan akses ke data pada file
server dengan berlaku sebagai klien untuk protokol jaringan (mis. NFS atau SMB klien), atau
dapat juga berlaku sebagai file system virtual dan hanya ada sebagai metode akses untuk
data virtual.

Lebih umum lagi, file system merupakan database khusus untuk penyimpanan,
pengelolaan, manipulasi dan pengambilan data.

Sistem Operasi Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system :
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi

2. FAT 32 (File Allocation Table 32)
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.

3. NTFS (New Technology File System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.

Aspek-aspek file system

Kebanyakan file System menggunakan media penyimpan mendasar yang menawarkan
akses ke suatu array dengan blok ukuran tertentu yang dinamakan sector, umumnya
dengan ukuran pangkat 2 (512 bytes atau 1,2, atau 4 KiB). Software File System bertugas
menata sektor-sektor tersebut menjadi file dan direktori, serta mengatur sektor mana milik
file mana dan sektor mana yang belum terpakai. Kebanyakan file system mengalamatkan
data dalam unit dengan ukuran tertentu yang disebut cluster atau blok yang mengandung
sejumlah disk sector (biasanya antara 1-64). Cluster atau blok ini adalah space disk terkecil
yang dapat dialokasikan untuk menyimpan file.

Bagimanapun, file system bisa jadi tidak perlu menggunakan media penyimpan sama
sekali. File System dapat dipakai untuk menata dan mewakili akses ke setiap data, apakah
data itu disimpan atau dibuat secara dinamis.

Nama File

Tidak peduli apakah file System memiliki media penyimpan atau tidak, file system umumnya
memiliki direktori yang menyesuaikan antara nama file dan file, biasanya dengan
menghubungkan nama file dan suatu index dalam file.

Metadata

Informasi lain yang disimpan biasanya berhubungan dengan tiap file yang ada dalam file
system. Panjang data yang dikandung dalam sebuah file dapat disimpan sebagai nomor
blok yang disediakan untuk file atau sebagai hitungan byte. Waktu di mana file terakhir kali
dimodifikasi dapat disimpan sebagai timestamp dari file. Beberapa file system juga
menyimpan waktu pembuatan file, waktu terakhir kali diakses, dan waktu di mana meta
data dari file diubah. Informasi lain termasuk juga tipe media file (blok, karakter, soket,
subdirektori), User-ID pemilik dan Group-ID, serta setting access permission-nya (read only,
executeble, dll).

Atribut sebarang dapat dilekatkan pada file system tingkat lanjut, seperti XFS, ext2/ext3,
beberapa versi UFS dan HFS+ menggunakan atribut file diperluas. Fitur ini diterapkan pada
kernel Linux, FreeBSD dan MacOS X, serta membolehkan metadata untuk dihubungkan
dengan file pada level file system. Misalnya info tentang pembuat dokumen, pengkodean
karakter dari dokumen plain-text, atau checksum.

File system hirarkis

File System hirarkis merupakan minat riset awal dari Dennis Ritchie. Implementasi
sebelumnya terbatas pada beberapa level, terutama IBM, bahkan pada database awal
mereka seperti IMS. Setelah suksesnya Unix, Ritchie memperluas konsep file system ini ke
dalam setiap objek dalam pengembangan Sistem Operasi berikutnya yang
dikembangkannya, seperti Plan 9 dan Inferno.

Fasilitas

File System tradisional menawarkan fasilitas untuk membuat, memindah dan menghapus
file dan direktrori. File System tradisional masih kekurangan fasilitas untuk membuat link
tambahan ke direktrori, merubah link parent, dan membuat link bidireksional ke file.

File system tradisional juga menawarkan fasilitas untuk memotong, menambah catatan,
membuat, memindah, menghapus dan modifikasi file di tempat. Mereka tidak menawarkan
fasilitas untuk menambah di awal atau untuk meghapus dari bagian awal file, membiarkan
penyisipan tunggal sembarang ke file atau penghapusan dari file. Operasi yang disediakan
sangat asimetris dan kekurangan manfaat dalam konteks yang tidak diharapkan. Misalnya,
pipe interproses dalam Unix harus dilakukan di luar file system karena konspe pipe tidak
menawarkan pemotongan dari awal file.

Keamanan akses

Akses aman ke dalam operasi file system dasar dapat didasarkan pada skema Access
Control List atau Capability. Hasil riset menunjukkan bahwa ACL sulit mengamankan secara
patut. File System komersial masih menggunakan Access Control List.

Tipe-tipe File System

Tipe-tipe File System dapat diklasifikaskan ke dalam disk file system, file system jaringan dan
file system untuk tujuan khusus.

File system Disk

Sebuah file system disk adalah file system yang didesain untuk menyimpan data pada
sebuah media penyimpan data, umumnya disk drive baik yang langsung atau tidak
langsung terhubung ke komputer. Contoh File System Disk misalnya FAT (FAT 12, FAT 16,
FAT 320), NTFS, HFS, HFS+, ext2, ext3, ISO 9660, ODS-5 dan UDF. Beberapa File System
Disk ada yang termasuk file system journaling atau file system versioning.

File System Flash

Sebuah file system Flash adalah file system yang didesain untuk menyimpan data pada
media flash memory. Hal ini menjadi lazim ketika jumlah perangkat mobile semakin banyak
dan kapasitas memory flash yang semakin besar.

Block device layer dapat mensimulasikan sebuah disk drive agar file system disk dapat
digunakan pada flash memory, tapi hal ini kurang optimal untuk beberapa alasan

Menghapus blok. Blok Flash memory harus dihapus sebelum dapat ditulis. Waktu
yang dibutuhkan untuk menghapus sebuah blok bisa jadi signifikan, dan hal ini
juga bermanfaat untuk menghapus blok yang tidak dipakai saat media dalam
keadaan idle.
Random Access. file system Disk ditingkatkan untuk mencegah pencarian disk, Flash
memory tidak membebankan proses pencarian sama sekali
Level pemakaian: media memori flash cenderung mudah rusak ketika satu blok
tunggal di-overwrite secara berulang; file system flash didesian untuk me-write
secara merata

File System Database

Konsep baru untuk manajemen file adalah konsep file system berbasis database. Sebagai
perbaikan bagi Manajemen terstruktur hirarkis, file diidentifikasi oleh karakteristiknya, seperti
tipe file, topik, pembuat atau metadata yang sama.

File System Transaksional

Setiap operasi disk dapat melibatkan perubahan ke sejumlah file dan struktur disk yang
berbeda. Dalam banyak kasus, perubahan ini berhubungan. Hali in iberarti bahwa operasi
ini dieksekusi pada waktu yang sama. Ambil contoh ketika sebuah Bank mengirimkan uang
ke Bank lain secara elektronik. Komputer Bank akan ‘mengirim’ perintah transfer ke Bank
lain dan meng-update record-nya untuk menunjukkan bahwa telah terjadi transaksi. Jika
untuk beberapa alasan terjadi crash antar komputer sebelum komputer berhasil
mengupdate record-nya sendiri, maka tidak akan ada tidak akan ada record transfer tapi
Bank akan kehilangan uangnya.

Pemrosesan transaksi memperkenalkan jaminan bahwa pada tiap point ketika transaksi
berlangsung, sebuah transaksi dapat disudahi secara tuntas atau diulang sepenuhnya. Hal
ini berarti jika terjadi crash atau kegagalan power, setelah recovery, kondisi yang disimpan
akan tetap.

File System journaling adalah salah satu teknik yang digunakan untuk mengenalkan
konsistensi level-transaksi ke dalam struktur file system.

File System Jaringan

File System Network adalah file system yang bertindak sebagai klien untuk protokol akses
file jarak jauh, memberikan akses ke file pada sebuah server. Contoh dari File system
network ini adalah klien protokol NFS, AFS, SMB, dan klien FTP dan WebDAV

File System untuk Tujuan khusus

File System untuk tujuan khusus adalah file system yang tidak termasuk disk file system atau
file system Jaringan. Termasuk dalam kategori ini adalah sistem di mana file ditata secara
dinamis oleh software, ditujukan untuk tujuan tertentu seperti untuk komunikasi antar
proses komputer atau space file sementara.

File system untuk tujuan khusus sangat banyak dipakai oleh OS yang berpusat pada file
seperti UNIX. Contoh file system ini adalah file system procfs (/proc) yang dipakai oleh
beberapa varian Unix, yang memberikan akses ke informasi mengenai proses dan fitur-fitur
dari OS

File System Journaling

File system journaling adalah file system yang mencatat perubahan ke dalam jurnal
(biasanya berupa log sirkuolar dalam area tertentu) sebelum melakukan perubahan ke file
system. File system seperti ini memiliki kemungkinan yang lebih kecil mengalami kerusakan
saat terjadi power failure atau system crash.

Meng-update file system untuk menunjukkan perubahan ke file dan direktori biasanya
membutuhkan banyak operasi write yang terpisah. Sebagai contoh, operasi delete dalam
file system Sistem Unix melibatkan dua proses:

1. menghilangkan entri direktori
2. menandai inode dan space file sebagai space yang kosong

Jika terjadi crash antara proses 1 dan 2, akan akan inode yang rusak. Di sisi lain, jika hanya
proses 2 yang dijalankan pertama kali sebelum crash maka file yang belum dihapus akan
ditandai sebagai kosong dan mungkin akan ditumpuk dengan file lain.

Dalam file system non-journaling, mencari dan memperbaiki kerusakan ini akam
membutuhkan penelusuran menyeluruh pada struktur datanya. Hal ini akan memakan
waktu lama jika file system tersebut besar dan jika bandwidth I/O kecil.

File system journaling menjaga jurnal perubahan yang akan dibuat, setiap waktu. Ketika
terjadi crash, pemulihan dapat dilakukan dengan simple dengan mengulang perubahan
dari jurnal ini hingga file system kembali konsisten.

Beberapa File system yang pernah dikembangkan

Berikut ini adalah beberapa file system yang terkenal yang pernah dikembangkan. File
system-file system berikut terutama dikembangkan untuk Sistem Operasi Windows dan
Unix atau Linux. Namun, ada juga file system yang dapat berjalan baik di Linux maupun di
Windows.

1. FAT

FAT merupakan File System yang digunakan dalam Sistem Operasi Windows.

Nama FAT berasal dari penggunaan tabel yang memusatkan informasi tentang area mana
milik file yang kosong atau mungkin tidak dipakai, dan di mana setiap file yang disimpan
dalam disk. Untuk membatasi ukuran tabel, space disk dialokasikan ke file dalam grup-grup
sektor hardware yang bersebelahan, disebut cluster.

Ketika disk drive berkembang, jumlah maksimum cluster pun meningkat dan begitu juga
jumlah bit yang mengidentifikasikan bahwa cluster telah berkembang. Versi
pengembangan dari format file system FAT dinamai sesuai dengan jumlah bit tabel
elemennya, yaitu: FAT12, FAT16 dan FAT32.

2. NTFS

NTFS merupakan file system standar untuk Windows NT termasuk windows 200, XP, Server
2003, Windows Server 2008 dan Wondows Vista. NTFS menggantikan file system FAT
sebagai file system yang dipakai untuk Sistem Operasi Windows.

Versi rilis NTFS ada beberapa, sebagai berikut:

v1.0 with NT 3.1, dirilis pertengahan-1993
v1.1 with NT 3.5 dirilis 1994
v1.2 (pertengahan -1995) and NT 4 (pertengahan -1996)
v3.0 dari Windows 2000
v3.1 dari Windows XP (2001), Windows Server 2003 (2003), Windows Vista
(pertengahan -2005) dan Windows Server 2008


Dalam NTFS, semua file data – nama file, tangal pembuatan, ijin akses dan isi – disimpan
dalam metadata dalam Master File Table (MFT). NTFS mengijinkan setiap urutan 16-bit nilai
utuk encoding nama (nama file, nama stream, nama index, dll)

Master File table mengandung metadata tentang setiap file, direktori dan metafile dalam
suatu volume dengan partisi NTFS. Metadata itu termasuk nama filem lokasim ukuran dan
ijinnya. Strukturnya mendukung algoritma yang memperkecil disk fragmentation.

File system dalam platform Microsoft Windows

Microsoft Windows menggunakan file system FAT dan NTFS

File System FAT (File Allocation Table) yang didukung oleh semua versi Microsoft Windows
merupakan evolusi file system yang digunakan dalam MS DOS. Selama bertahun-tahun,
banyak fitur telah ditambahkan dalam pengembangannya, yang terinspirasi dari fitur
serupa yang ada pada file system yang dipakai pada Unix.


Versi lama dari file system FAT (FAT12 dan FAT16) memiliki keterbatasan dalam
memberikan nama file, batasan dalam hal jumlah entri dalam direktori root dalam file
system dan batasan jumlah maksimum partisi. Secara spesifik, FAT12 dan FAT16 membatasi
nama file hanya sampai 8 karakter dan 3 karakter untuk perluasan. VFAT yang merupakan
perluasan dari FAT12 dan FAT16 mulai diperkenalkan pada Windows NT dan berikutnya
dimasukkan dalam Windows 95, yang mengijinkan nama file yang panjang.

NTFS yang diperkenalkan bersama dengan Wndows NT mengijinkan kontrol berbasis
Access Control List. NTFS juga mendukung Hard link, aliran file jamak, indexing atribut,
pengecekan kuota, kompresi dan menyediakan mount point untuk file system lainnya.

Tidak seperti Sistem Operasi lainnya, Windows menerapkan abstraksi berupa drive letter
pada level user untuk membedakan sebuah disk atau partisi dari yang lain. Sebagai contoh,
path C:\Windows menunjukkan direktori Windows pada partisi yang ditunjukkan oleh
label huruf C. Drive dalam jaringan juga dapat di-map menjadi drive letter.

Proses pengambilan data

Sistem Operasi memanggil IFS (Installable File System) manager. IFS kemudian memanggil
FSD (File System Driver) yang sebenarnya untuk membuka file yang diminta dari beberapa
pilihan FSD yang bekerja untuk File System yang berbeda –NTFS, VFAT, CDFS (untuk drive
optikal) dan network drive. FSD kemudian mendapatkan info lokasi kluster pertama dari file
pada disk dari FAT, VFAT atau MFT (Master File Table). MFT inilah yang yang memetakan
semua file pada disk dan merekan jejak di mana file disimpan.


Nim : 1101221114
Nama : Hikmat Fauzy
http://hikmatfauzy.blogspot.com



4. kelebihan dan kekurangan windows dari sistem operasi lainnya (ibrahim)
5. sistem keamanan windowsKEAMANAAN SISTEM OPERASI WINDOWS

Konsumen versi Windows pada awalnya dirancang untuk kemudahan-penggunaan pada PC pengguna tunggal tanpa sambungan jaringan, dan tidak memiliki fitur keamanan yang dibangun dari awal. Namun, Windows NT dan penerusnya dirancang untuk keamanan (termasuk di suatu jaringan) dan PC multi-user, tetapi pada awalnya tidak didesain dengan keamanan Internet dalam pikiran sebagai banyak, karena, ketika pertama kali dikembangkan pada awal 1990-an, menggunakan Internet kurang lazim.
Microsoft merilis patch keamanan melalui Windows Update layanan sekitar sebulan sekali (biasanya Selasa kedua bulan itu), meskipun update penting yang tersedia pada interval yang lebih pendek bila diperlukan. Dalam versi Windows sesudah dan termasuk Windows 2000 SP3 dan Windows XP, update dapat didownload dan diinstal secara otomatis jika pengguna memilih untuk melakukannya. Akibatnya, Service Pack 2 untuk Windows XP, serta Service Pack 1 untuk Windows Server 2003, yang diinstal oleh pengguna lebih cepat daripada jika tidak mungkin.
Sedangkan Windows 9x seri menawarkan pilihan profil memiliki untuk beberapa pengguna, mereka tidak memiliki konsep hak akses , dan tidak memungkinkan akses bersamaan, dan hal itu tidak benar multi-user sistem operasi. Selain itu, mereka diimplementasikan hanya sebagian perlindungan memori . Mereka tersebut telah banyak dikritik karena kurangnya keamanan.
The Windows NT serangkaian sistem operasi, sebaliknya, adalah benar multi-user, dan melaksanakan perlindungan memori absolut. Namun, banyak keuntungan menjadi sistem multi-user operasi benar telah dihapus oleh fakta bahwa, sebelum Windows Vista , user account pertama kali diciptakan selama proses setup merupakan administrator account, yang juga merupakan default untuk account yang baru . Meskipun Windows XP tidak memiliki account terbatas, mayoritas pengguna rumah tidak berubah ke jenis account dengan hak yang lebih sedikit - sebagian karena jumlah program yang tidak perlu hak administrator diperlukan - dan sehingga pengguna kebanyakan rumah berlari sebagai administrator sepanjang waktu.
dengan memperkenalkan sistem elevasi hak istimewa yang disebut User Account Control . Ketika log in sebagai pengguna standar, sesi logon diciptakan dan token yang hanya berisi dasar hak istimewa yang paling diberikan. Dengan cara ini, sesi logon baru tidak mampu membuat perubahan yang akan mempengaruhi seluruh sistem. Ketika log in sebagai pengguna dalam grup Administrator, dua token terpisah ditugaskan. Token pertama biasanya berisi semua hak istimewa administrator diberikan kepada, dan yang kedua adalah token sama terbatas pada apa yang user biasa akan menerima. Pengguna aplikasi, termasuk Shell Windows , kemudian mulai dengan cara yang terbatas, sehingga dalam lingkungan hak istimewa berkurang bahkan dalam account Administrator. Ketika hak sebuah permintaan aplikasi yang lebih tinggi atau "Run as administrator" diklik, UAC akan meminta untuk konfirmasi, dan jika persetujuan diberikan (termasuk kredensial administrator jika account yang meminta elevasi ini bukan anggota dari kelompok administrator), memulai proses menggunakan token ini tak terbatas.

File permissions
Semua versi Windows dari Windows NT telah 3 berdasarkan sistem izin file system disebut sebagai AGLP (Account, Global, Lokal, Izin) AGDLP yang pada intinya mana file permissions diterapkan untuk file / folder dalam bentuk 'lokal kelompok 'yang kemudian memiliki kelompok-kelompok global' lainnya sebagai anggota. Kelompok-kelompok global kemudian terus kelompok lain atau pengguna tergantung pada versi Windows berbeda digunakan. Sistem ini bervariasi dari produk vendor lainnya seperti Linux dan NetWare karena 'statis' alokasi izin diterapkan direktori ke file atau folder. Namun menggunakan proses AGLP / AGDLP / AGUDLP memungkinkan sejumlah kecil izin statis untuk diterapkan dan memungkinkan untuk perubahan mudah kelompok account tanpa mengoleskan file permissions pada file dan folder.


Windows Defender
Pada tanggal 6 Januari 2005, Microsoft merilis versi Beta dari Microsoft AntiSpyware, berdasarkan dirilis sebelumnya Raksasa AntiSpyware. Pada tanggal 14 Februari 2006, Microsoft AntiSpyware menjadi Windows Defender dengan rilis Beta 2. Windows Defender adalah program freeware yang dirancang untuk melindungi terhadap spyware dan perangkat lunak yang tidak diinginkan lainnya. Windows XP dan Windows Server 2003 pengguna yang telah asli salinan Microsoft Windows secara bebas dapat men-download program dari situs web Microsoft, dan Windows Defender kapal sebagai bagian dari Windows Vista dan 7.

Pihak ketiga analisis
Dalam sebuah artikel berdasarkan laporan oleh Symantec, internetnews.com telah dijelaskan Microsoft Windows sebagai memiliki paling sedikit jumlah "tambalan dan rata-rata waktu terpendek pengembangan patch dari lima sistem operasi itu dimonitor dalam enam bulan terakhir tahun 2006. " Sebuah studi yang dilakukan oleh Kevin Mitnick dan komunikasi pemasaran perusahaan Avantgarde tahun 2004 menemukan bahwa tidak dilindungi dan unpatched sistem Windows XP dengan Service Pack 1 berlangsung hanya 4 menit di Internet sebelum berkompromi, dan tidak dilindungi dan juga unpatched Windows Server 2003 adalah sistem yang dikompromikan setelah terhubung ke internet selama 8 jam. Namun, penting untuk dicatat bahwa studi ini tidak berlaku untuk sistem Windows XP menjalankan update Service Pack 2 (dirilis pada akhir 2004), yang sangat meningkatkan keamanan Windows XP. ini komputer yang menjalankan Windows XP Service Pack 2 tidak terganggu. The AOL National Cyber Security Alliance Studi Keamanan Online Oktober 2004 menetapkan bahwa 80% dari pengguna Windows terinfeksi oleh setidaknya satu spyware / adware produk. Sebagian besar dokumentasi tersedia menggambarkan bagaimana meningkatkan keamanan produk Microsoft Windows. saran umum termasuk penggelaran Microsoft Windows belakang hardware atau software firewall , menjalankan anti-virus dan anti-spyware software, dan menginstal patch yang telah tersedia melalui Windows Update


I. Keamanan Windows
Secara umum, sistem keamanan Windows masih kurang dibandingkan OS yang lainTidak adanya pembatasan user untuk masuk ke OS Windows (administrator by default)Setiap user dapat masuk ke dalam sistam Windows (file sistem, registry) Rentan terhadap virus
II. Keamanan Windows NT
Komponen Arsitektur Keamanan NT :
1. Adminisrasi User dan Group
Jenis Account User :
Administrator GuestUser Jenis Account Gorup :
Administrator GuestUserOperator back-upPower userOperator serverOperator accountOperator printerHak User / Grup :
Hak basic : acces computer from network, back-up files/directory, change system time, logon locally, manage auditing and security, log (event viewer), restore files and directory, shutdown system, take ownership files or other object, dll.Hak advance : access service and kernel untuk kebutuhan pengembangan system.
2. Keamanan untuk system File
A. NTFS :
Cepat dalam operasi standar file (read – write – search)Terdapat system file recovery, access control dan permission.Memandang obyek sebagai kumpulan atribut, termasuk permission access. B. Proteksi untuk integritas data
Transaction logging : merupakan system file yang dapat di-recovery untuk dapat mencatat semua perubahan terakhir pada directory dan file secara otomatis.
Jika transaksi system berhasil NT akan melakukan pembaharuan pada file.Jika transaksi gagal, NT akan melalui : Tahap analisis : mengukur kerusakan dan menentukan lokasi cluster yang harus diperbarui per informasi dalam file log.Tahap redo : melakukan semua tahapan transaksi yang dicatat pada titik periksa terakhirTahap undo : mengembalikan ke kondisi semula untuk semua transaksi yang belum selesai dikerjakan.
Sector sparing : Teknik dynamic data recovery yang hanya terdapat pada disk SCSI dengan cara memanfaatkan teknologi fault-tolerant volume untuk membuat duplikat data dari sector yang mengalami error. Metodenya adalah dengan merekalkulasi dari stripe set with parity atau dengan membaca sector dari mirror drive dan menulis data tersebut ke sektor baru.

Cluster remapping : Jika ada kegagalan dalam transaksi I/O pada disk , secara otomatis akan mencari cluster baru yang tidak rusak, lalu menandai alamat cluster yang mengandung bad sector tersebut.

C. Fault tolerance : Kemampuan untuk menyediakan redudansi data secara realtime yang akan memberikan tindakan penyelamatan bila terjadi kegagalan perangkat keras, korupsi perangkat lunak dan kemungkinan masalah lainnya.
Teknologinya disebut RAID (Redudant Arrays of inexpensive Disk) : sebuah array disk dimana dalam sebuah media penyimpanan terdapat informasi redudan tentang data yang disimpan di sisa media tersebut.
Kelebihan RAID :
Meningkatkan kinerja I/Omeningkatkan reabilitas media penyimpanan
Ada 2 bentuk fault tolerance :
Disk mirroring (RAID 1) : meliputi penulisan data secara simultan kedua media penyimpanan yang secara fisik terpisah.Disk stripping dengan Parity (RAID 5) : data ditulis dalam strip-strip lewat satu array disk yang didalam strip-strip tersebut terdapat informasi parity yang dapat digunakan untuk meregenerasi data apabila salah satu disk device dalam strip set mengalami kegagalan.


3. Model Keamanan Windows NT

Dibuat dari beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk memberikan keamanan logon dan access control list (ACL) dalam NT :

LSA (Local security Authority) : menjamin user memiliki hak untuk mengakses system. Inti keamanan yang menciptakan akses token, mengadministrasi kebijakan keamanan local dan memberikan layanan otentikasi user. Proses logon : menerima permintaan logon dari user (logon interaktif dan logon remote), menanti masukan username dan password yang benar. Dibantu oleh Netlogon service.Security Account Manager (SAM) : dikenal juga sebagai directory service database, yang memelihara database untuk account user dan memberikan layan validasi untuk proses LSA.Security Reference Monitor (SRM) : memeriksa status izin user dalam mengakses, dan hak user untuk memanipulasi obyek serta membuat pesan-pesan audit.
4. Keamanan Sumber daya lokal

Obyek dalam NT [file, folder (directory), proses, thread, share dan device], masing-masing akan dilengkapi dengan Obyek Security Descriptor yang terdiri dari :
Security ID Owner : menunjukkan user/grup yang memiliki obyek tersebut, yang memiliki kekuasaan untuk mengubah akses permission terhadap obyek tersebut.Security ID group : digunakan oleh subsistem POSIX saja.Discretionary ACL (Access Control List) : identifikasi user dan grup yang diperbolehkan / ditolak dalam mengakses, dikendalikan oleh pemilik obyek.System ACL : mengendalikan pesan auditing yang dibangkitkan oleh system, dikendalikan oleh administrator keamanan jaringan.
5. Keamanan Jaringan

Jenis Keamanan Jaringan Windows NT :

Model keamanan user level : account user akan mendapatkan akses untuk pemakaian bersama dengan menciptakan share atas directory atau printer. Keunggulan : kemampuan untuk memberikan user tertentu akses ke sumberdaya yang di-share dan menentukan jenis akses apa yang diberikan.Kelemahan : proses setup yang kompleks karena administrator harus memberitahu setiap user dan menjaga policy system keamanan tetap dapat dibawah kendalinya dengan baik.Model keamanan Share level : dikaitkan dengan jaringan peer to peer, dimana user manapun membagi sumber daya dan memutuskan apakaha diperlukan password untuk suatu akses tertentu. Keuntungan : kesederhanaannya yang membuat keamanan share-level tidak membutuhkan account user untuk mendapatkan akses.Kelemahan : sekali izin akses / password diberikan, tidak ada kendali atas siap yang menakses sumber daya.
Cara NT menangani keamanan jaringan :

Memberikan permission :Permission NTFS localPermission shereKeamanan RAS (Remote Access Server)Melakukan remote access user menggunakan dial-up :
Otentikasi user name dan password yang valid dengan dial-in permission.Callback security : pengecekan nomor telepon yang valid. Auditing : menggunakan auditing trails untuk melacak ke/dari siapa, kapan user memiliki akses ke server dan sumberdaya apa yang diakses.Firewall terbatas pada Internet Information server (IIS).Menginstal tambahan proxy seperti Microsoft Proxy server.Pengamanan Layanan internet :Share administrative :memungkin administrator mendapatkan akses ke server windows NT atau workstation melalui jaringan
6. Keamanan pada printer

Dilakukan dengan mensetting properties printer :
Menentukan permission : full control, Manage document, printBiasanya susunan permission pada NT defaulut :Adminstrator – full controlOwner – Manage documentSemua user – printSetting waktu cetakPrioritasNotifikasi (orang yang perlu diberi peringatan)Mengontrol print job, terdiri dari :Set auditing information

7. Keamanan Registry

Tools yang disediakan dalam pengaksesan registry :
System policy editor : mengontrol akses terhadap registry editor, memungkinkan administrator mengedit dan memodifikasi value tertentu dalam registry dengan berbasis grafis.Registry editor (regedit32.exe) : tools untuk melakukan edit dan modifikasi value dalam registry.Windows NT Diagnostics (winmsd.exe) : memungkinkan user melihat setting isi registry dan valuenya tanpa harus masuk ke registry editor sendiri.
Tools backup untuk registry yaitu :
Regback.exe memanfaatkan command line / remote session untuk membackupr registry.ntbackup.exe : otomatisasi backup HANYA pada Tape drive, termasuk sebuah kopi dari file backup registry local.Emergency Repair Disk (rdisk.exe) : memback-up hive system dan software dalam registry.
8. Audit dan Pencatatan Log

Pencatatan logon dan logoff termasuk pencatatan dalam multi entry loginObject access (pencatatan akses obyek dan file)Privilege Use (paencatatan pemakaian hak user)Account Management (manajemen user dan group)Policy change (Pencatatan perubahan kebijakan keamanan)System event (pencatatan proses restart, shutdown dan pesan system)Detailed tracking (pencatatan proses dalam system secara detail)


III. Keamanaan windows Vista
Diklaim merupakan sistem operasi teraman yang pernah diciptakanMerupakan sistem operasi pertama milik Microsoft yang dibangun dengan model pengembangan SDL (Security Development Lifecycle)Service yang mengurangi hak akses pada file sistem, registry dann aktivitas jaringanKernel yang lebih baik, menyulitkan rootkit untuk sembunyi dari pendeteksianInternet Explorer 7 dijalankan pada level Protected ModeFitur BitLocker Full Disk Encryption (enkripsi data ketika ditulis dalam disk)
BitLocker Drive Encryption
Pengembang
Microsoft
Versi rilis terbaru
/ 30 Januari 2007
Sistem operasi
Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 Ultimate
Jenis
Perangkat lunak enkripsi disk
Lisensi
Termasuk bagian dari Windows Server 2008 dan versi tertentu dari Windows Vista, Windows 7
Situs web
BitLocker Drive Encryption
BitLocker Drive Encryption adalah sebuah fitur enkripsi satu cakram penuh yang terdapat di dalam sistem operasi Microsoft Windows Vista, Windows 7 dan Windows Server 2008 yang didesain untuk melindungi data dengan melakukan enkripsi terhadap keseluruhan partisi. Secara default, BitLocker Drive Encryption menggunakan algoritma AES dalam mode Code Block Chaining (CBC) dengan panjang kunci 128-bit, yang digabungkan dengan Elephant diffuser untuk meningkatkan keamanannya.
Pada Windows Vista dan Windows 7, perangkat lunak ini hanya tersedia di edisi Ultimate dan Enterprise, dan tidak ada pada edisi-edisi lainnya. Pada saat WinHEC 2006, Microsoft mendemonstrasikan versi prarilis dari Windows Server 2008 yang mengandung dukungan terhadap partisi berisi data yang diamankan oleh BitLocker selain tentunya partisi berisi sistem operasi.
BitLocker beroperasi dalam tiga modus operasi. Dua modus pertama membutuhkan kepingan (chip) perangkat keras kriptografi yang disebut dengan Trusted Platform Module (TPM) versi 1.2 atau yang terbaru dan juga BIOS yang kompatibel, yakni sebagai berikut:
Modus operasi transparan: modus ini menggunakan sepenuhnya kemampuan perangkat keras TPM 1.2 untuk memberikan keamanan yang tinggi dengan kenyamanan kepada pengguna--pengguna dapat masuk log ke Windows Vista secara normal, seolah tidak ada proses enkripsi berlangsung di dalamnya. Kunci yang digunakan untuk melakukan enkripsi akan dienkripsi dengan menggunakan chip TPM dan hanya akan dibuka kepada kode pemuat sistem operasi jika berkas-berkas yang dibutuhkan dalam rangka proses booting terlihat belum dimodifikasi. Komponen BitLocker sebelum OS berjalan ini mampu melakukannya dengan mengimplementasikan metodologi Static Root of Trust Measurement, yang didefinisikan oleh Trusted Computing Group.Modus autentikasi pengguna: Modus ini mengharuskan pengguna memasukkan beberapa parameter autentikasi dalam lingkungan sebelum melakukan proses booting agar mampu melakukan proses booting ke sistem operasi. Modus ini memiliki dua metodologi, yakni dengan menggunakan Personal Identification Number (PIN) yang dimasukkan oleh pengguna, atau perangkat USB yang dimasukkan oleh pengguna yang mengandung kunci yang dibutuhkan.Modus USB Key: Pengguna harus memasukkan perangkat USB yang mengandung kunci yang dibutuhkan agar komputer mampu melakukan booting terhadap sistem operasi yang dilindungi oleh BitLocker. Modus ini memang tidak membutuhkan TPM, tapi modus ini membutuhkan BIOS yang mampu membaca perangkat USB sebelum booting.Cara kerja
Berbeda dengan namanya, BitLocker Drive Encryption sebenarnya hanya merupakan sistem enkripsi terhadap sebuah volume/partisi saja. Sebuah volume mungkin bisa berupa satu hard drive, sebuah partisi, atau lebih dari satu buah hard drive. Dengan menggunakan alat bantu yang bersifat command-line, BitLocker dapat digunakan untuk mengamankan volume yang digunakan oleh sistem operasi, tetapi juga volume yang tidak dapat dienkripsi dengan menggunakan antarmuka grafisnya. Sistem operasi masa depan (mungkin Windows Server 2008) diharapkan dapat mendukung enkripsi terhadap volume tambahan selain volume booting dengan menggunakan antarmuka grafisnya. Selain itu, ketika diaktifkan, TPM dan BitLocker juga menjamin integritas jalur booting yang digunakan (BIOS, Master Boot Record, boot sector dan lain-lain) agar mencegah serangan fisik secara offline (offline attack), virus yang menyerang boot sector dan lain-lain.
Agar BitLocker dapat beroperasi, hard disk paling tidak harus memiliki dua buah volume yang harus diformat dengan menggunakan sistem berkas NTFS, yang dinamakan dengan "System Volume" (sebuah volume di mana sistem operasi mampu melakukan booting yang memiliki kapasitas paling tidak 1.5 Gigabyte) dan juga "Boot Volume", yang mengandung Windows Vista. Perlu dicatat bahwa System Volume tidak dienkripsi, sehingga tidak boleh menyimpan data sensitif dan rahasia di sana. Tidak seperti versi Windows sebelumnya, alat bantu command-line diskpart bawaan Windows Vista mencakup kemampuan untuk mengecilkan ukuran volume NTFS sehingga system volume yang ditujukan untuk BitLocker pun dapat dibuat, tanpa harus melakukan repartisi hard drive.
Hanya volume yang berisi sistem operasi saja yang bisa dienkripsi dengan menggunakan antarmuka grafis. Akan tetapi, volume tambahan dapat dienkripsi dengan menggunakan skrip Windows Scripting Host, manage-bde.wsf. Fitur Encrypting File System (EFS) tetap disarankan sebagai solusi untuk enkripsi secara realtime dalam partisi NTFS. Penggunaan EFS juga sangat disarankan selain tentunya BitLocker, karena proteksi yang dilakukan oleh BitLocker akan berakhir mana kala kernel sistem operasi telah dimuat. Penggunaan dua fitur tersebut (BitLocker dan EFS) akan mampu melindungi beberapa jenis serangan.
Dalam lingkungan domain, BitLocker mendukung pembagian kunci terhadap dengan menggunakan Active Directory, selain tentunya antarmuka Windows Management Instrumentation (WMI) yang digunakan untuk melakukan administrasi jarak jauh terhadap fitur tersebut. Sebagai contoh penggunaan antarmuka WMI adalah skrip manage-bde.wsf (yang diletakkan di dalam \%WINDIR%\System32\) yang dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi BitLocker dari command-line.
Keamanan BitLocker
Menurut Microsoft, BitLocker tidak mengandung backdoor; tidak ada jalan lolos bagi para penegak hukum untuk mengakses data pengguna yang telah disimpan di dalam hard drive yang diproteksi dengan menggunakan BitLocker. Hal ini telah menjadi pembicaraan di antara para pengguna berpengalaman dan paham masalah sekuritas sejak awal pengumuman fitur enkripsi cakram terintegrasi di dalam Vista.
Menurut artikel "Keys to Protecting Data with BitLocker Drive Encryption" yang dipublikasikan pada bulan Juni 2007 dalam majalah TechNet Magazine[1], modus operasi transparan dan modus autentikasi pengguna akan menggunakan perangkat keras TPM untuk mendeteksi apakah ada perubahan yang tidak diinginkan terhadap lingkungan sebelum booting, termasuk di antarany adalah BIOS, MBR, dan boot sector. Jika ada perubahan yang tidak diinginkan terdeteksi oleh BitLocker, BitLocker akan meminta sebuah kunci pemulihan (recovery) dari sebuah perangkat USB, atau password untuk pemulihan yang dimasukkan secara manual. Dua cara ini digunakan untuk melakukan dekripsi terhadap Volume Master Key (VMK) dan mengizinkan proses booting untuk terus berlanjut.
Salah satu implikasi dari sistem enkripsi berbasis perangkat lunak semacam BitLocker adalah bahwa kunci pemulihan dan proses pemasukan password dapat ditipu dengan menggunakan manajer booting lainnya atau melakukan instalasi sebuah sistem operasi. Setelah perangkat lunak menemukan password rahasia, maka program tersebut dapat digunakan untuk melakukan dekripsi terhadap VMK, yang kemudian mengizinkan akses untuk melakukan dekripsi terhadap hard disk yang dienkripsi dengan BitLocker. Risiko ini dapat diproteksi dengan mengonfigurasikan password pada BIOS agar hanya mampu melakukan booting dari hard disk saja, bukan dari perangkat lain lalu melindungi konfigurasi BIOS dengan password yang kuat. Hal ini tidak menjadi jaminan kemanan, karena memang pada umumnya di dalam motherboard terkandung sebuah jumper untuk menghilangkan memori CMOS yang digunakan untuk menyimpan password dan konfigurasi BIOS, sehingga komputer pun dapat digunakan.
BitLocker juga dapat beroperasi dalam modus USB Key. Risiko keamanan dalam kasus ini adalah bahwa sebuah program (baik itu program sebelum booting atau program setelah booting) dapat membaca kunci startup dari USB key tersebut untuk disimpan di sebuah tempat lainnya yang dapat digunakan pada waktu yang akan datang untuk melakukan dekripsi terhadpa VMK untuk mengizinkan akses terhadap hard disk yang diamankan oleh BitLocker. Risiko ini dapat dikurangi dengan mencabut USB Key dari port USB sebelum Windows menyelesaikan proses bootingnya, yang akhirnya mencegah malware untuk mencuri informasi yang terkandung di dalam USB Key tersebut. Selain itu, mengonfigurasikan BIOS agar hanya melakukan booting dari hard disk dan melindunginya dengan password yang kuat akan meningkatkan keamanan dengan memperumit instalasi sebuah lingkungan sebelum booting yang mampu mencuri kunci. Lagi-lagi, jika memori CMOS dihapus, hal ini akan meningkatkan kerawanan sistem.
Meskipun BitLocker mampu melindungi hard disk dari beberapa macam serangan, BitLocker tidak mampu melindungi hard disk dari serangan yang dilancarkan dari jaringan, karena Windows sedang berjalan (mengingat keamanan BitLocker hanya efektif sesaat sebelum booting saja). Karenanya, penggunaan EFS sangatlah disarankan.


LAN Manager hash
LAN Manager hash (disingkat menjadi LM hash) adalah salah satu metode yang digunakan oleh sistem operasi Microsoft Windows dan LAN Manager untuk menyimpan password milik pengguna yang memiliki panjang kurang dari 15 karakter. Dilihat dari namanya, metode ini hanyalah digunakan oleh Microsoft LAN Manager. Meskipun demikian, Microsoft Windows juga, hingga Windows Millennium Edition menggunakannya. Bahkan dalam versi-versi terbaru Windows juga ada, meski tidak digunakan, untuk alasan kompatibilitas ke belakang.
Algoritma
LM Hash dapat dihitung dengan cara berikut:
Password milik pengguna akan diubah menjadi huruf besar semua (upper case), setelah sebelumnya diubah terlebih dahulu menjadi OEM string.Password tersebut, akan dipotong menjadi 14 bita, meski ia telah ditambahkan karakter null ke dalamnya.Password yang memiliki panjang tetap tersebut akan dibagi ke dalam dua buah bagian sama besar berukuran 7 bita.Nilai-nilai yang didapat tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat dua buah kunci enkripsi dengan algoritma Data Encryption Standard (DES), dengan mengubah 7 bita ke dalam aliran bit, dan memabahkan sebuah bit 0 setelah 7 bit tersebut. Ini akhirnya akan membuat kuncinya memiliki panjang 56 kunci, sama seperti yang dibutuhkan oleh algoritma DES.Setiap kunci terssebut digunakan untuk melakukan enkripsi dengan algoritma DES terhadap konstanta string ASCII "KGS!@#$%", sehingga menghasilkan dua buah nilai ciphertext berukuran 8 bita.Dua buah nilai ciphertext tersebut digabungkan untuk membentuk nilai 16 bita yang baru, yang kemudian disebut sebagai LM hash itu sendiri.

Nim : 1101221115
Nama : I made putra mandala loka
http://mdeputra.blogspot.com/


6. Sistem Operasi Windows Mobile dan Penggagas Microsoft Windows

Windows Mobile adalah sebuah sistem operasi ponsel yang dikembangkan oleh Microsoft yang digunakan dalam smartphone dan perangkat mobile, namun dikeluarkan untuk pasar tertentu. Windows Mobile nantinya digantikan oleh Windows Phone 7.

Versi terakhir adalah Windows Mobile 6.5 yang didasarkan pada Windows CE 5.2 kernel, dan memiliki fitur sekumpulan aplikasi yang dikembangkan oleh Microsoft Windows API. Sistem operasi ini didesain menjadi semirip mungkin dengan Windows versi desktop, baik secara fitur dan tampilan. Selain itu, pengembangan software oleh pihak lain dimungkinkan dalam sistem operasi ini. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat diperoleh melalui Windows Marketplace for Mobile.

Pertama kali Windows Mobile muncul sebagai sistem operasi Pokcet PC 2000, sebagian besar perangkat yang menggunakan Windows Mobile memiliki stylus pen yang digunakan sebagai alat untuk memberi perintah dengan menyentuhkannya pada layar. Microsoft meluncurkan konsep yang benar-benar baru yaitu Windows Phone 7 dalam Mobile World Congress di Barcelona pada 15 Februari 2010. Ponsel yang menggunakan Windows Mobile versi 6.x tidak bisa dinaiktingkatkan ke versi 7.


Fitur umum

Windows Mobile untuk Pokcet PC memiliki fitur-fitur standar berikut dalam sebagian besar versi yang dikeluarkan:

  • Terdapat informasi tanggal, informasi tentang pemilik, janji yang akan datang, e-mail, serta pekerjaan (tasks) pada layar beranda
  • Taskbar menunjukkan waktu dan volume
  • Memiliki perangkat Office Mobile, yaitu aplikasi Microsoft Office versi mobile
  • Outlook Mobile
  • Internet Explorer Mobile
  • Windows Media Player untuk Windows Mobile
  • Klien untuk PPTP VPN
  • Internet Connection Sharing, aplikasi yang memungkinkan komputer berbagi koneksi internet via USB atau Bluetooth
  • Sistem berkas yang koheren, mirip dengan yang ada di Windows 9x/Windows NT
  • Memiliki kemampuan untuk multi-tasking

Perangkat Keras (Hardware)

Terdapat tiga versi Windows Mobile untuk berbagai perangkat.

  • Windows Mobile Professional dirancang untuk ponsel dengan layar sentuh
  • Windows Mobile Standard yang dirancang untuk ponsel dengan layar biasa
  • Windows Mobile Classic yang dirancang untuk perangkat Windows Mobile Classic (Pokcet PC). Pokcet PC sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Pokcet PC yang tidak memiliki kapabilitas sebagai ponsel serta Pokcet PC dengan kapabilitas ponsel (ponsel Pokcet PC).

Pokcet PC (Windows Mobile Classic devices)

Perangkat Windows Mobile Classic yaitu personal digital assistant (PDA) yang tidak memiliki fungsi sebagai ponsel. Dulunya dikenal sebagai Pokcet PC. Pokcet PC menjadi cikal bakal lahirnya sistem operasi Windows Mobile. Perangkat ini terdiri dari perangkat yang hanya merupakan Pokcet PC tanpa kemampuan ponsel, juga Pokcet PC dengan kemampuan ponsel. Nama Windows Mobile yang digunakan dalam Pokcet PC yang memiliki kemampuan ponsel dinamakan Windows Mobile 6 Professional sedangkan sistem operasi pada perangkat yang tidak memiliki kemampuan ponsel dinamakan Windows Mobile 6 Classic.

Smartphone Windows Mobile

Windows Mobile (istilah yang diberikan Microsoft untuk smartphone yang menggunakan sistem operasi dari Microsoft) ini menjadi platform piranti keras selanjutnya setelah Pokcet PC menggunakan Windows Mobile dan dikeluarkan bersamaan dengan dirilisnya Pokcet PC 2002. Meskipun dalam arti luas terdapat istilah smartphone, kedua ponsel Pokcet PC dan smartphone bermerek Microsoft masing-masing masuk ke dalam kategori ini, harus diingat bahwa ‘smartphone’ yang digunakan Microsoft hanya meliputi perangkat spesifik yang berbeda dari ponsel Pokcet PC. Smartphone seperti itu pada awalnya didesain tanpa layar sentuh, dibuat untuk dioperasikan dengan tangan, dan biasanya memiliki resolusi tampilan yang lebih rendah dari Pokcet PC. Fokus Microsoft pada platform smartphone adalah untuk menciptakan perangkat yang juga berfungsi sebagai ponsel dan perangkat data yang kesemuanya terintegrasi.

Sejarah Pengembangan Sistem Operasi

Pokcet PC 2000

Pokcet PC 2000, dulunya bernama “Rapier” diluncurkan pada 19 April 2000, dan dibuat berdasarkan Windows CE 3.0. Windows CE 3.0 ini merupakan awal dari sistem operasi Windows Mobile dan dibuat untuk menjadi penerus sistem operasi yang ditanamkan dalam PC Mini (Palm-Size PC). Namun, kompatibilitasnya tidak banyak berubah dengan banyaknya aplikasi yang diadopsi dari PC Mini. Pokcet PC 2000 dibuat untuk perangkat Pokcet PC, namun demikian beberapa perangkat PC Mini juga bisa diperbarui. Kemudian, beberapa ponsel dengan Pokcet PC 2000 diluncurkan, namun demikian, platform perangkat keras untuk smartphone Micrsoft belum dibuat. Satu-satunya perangkat yang didukung oleh produk ini adalah perangkat dengan resolusi layar 240 x 320 (QVGA). Format kartu data berpindah (removable storage card) yang didukung adalah CompactFlash dan MultiMediaCard (MMC). Perangkat Pokcet PC belum distandarisasi dengan arsitektur PC tertentu yang spesifik. Akibatnya, Pokcet PC 2000 diluncurkan dalam berbagai arsitektur CPU: SH-3, MIPS, dan ARM. Secara tampilan, sistem operasi Pokcet PC mirip dengan sistem operasi Windows 98, Windows Me, dan Windows 2000.

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Pokcet PC 2000 adalah.

  • Pocket Office
    • Pocket Word
    • Pocket Excel
    • Pocket Outlook
  • Pocket Internet Explorer
  • Windows Media Player
  • Microsoft Reader
  • Microsoft Money
  • Notes, baik tertulis maupun yang dapat merekam suara yang terdapat pada hampir seluruh versi Windows Mobile
  • Deteksi tulisan (character recognition)
  • Infrared (IR)

Pokcet PC 2002

Pokcet PC 2002, yang dulunya bernama “Merlin” dirilis pada Oktober 2001. Seperti Pokcet PC 2000, sistem operasi ini disokong oleh Windows CE 3.0. Walau sebenarnya ditargetkan untuk ponsel Pokcet PC dengan resolusi layar 240 x 320 (QVGA), Pokcet PC 2002 juga dapat digunakan di ponsel Pokcet PC dan untuk pertama kalinya, pada smartphone. Smartphone dengan Pokcet PC 2002 ini sebagian besar menggunakan sistem GSM. Secara tampilan, Pokcet PC 2002 didesain menyerupai Windows XP yang juga baru dirilis saat itu.

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Pokcet PC 2002 adalah:

  • User Interface yang sudah dilengkapi dengan tema
  • Pengecek ejaan dan alat penghitung jumlah kata pada Pocket Word
  • Unggahan yang dapat disimpan serta fasilitas WAP dalam Pocket Internet Explorer
  • Jaringan virtual privat (VPN)
  • Sinkronisasi folder
  • MSN Messanger
  • Terminal Services
  • Windows Media Player 8 dengan kemampuan streaming.
  • Microsoft Reader 2
  • Palm OS, mendukung kemampuan mengirimkan data secara digital
  • Pocket Outlook yang lebih disempurnakan
  • Digital Rights Management (DRM) yang mendukung Microsoft Reader

Windows Mobile 2003

Windows Mobile 2003 (atau wm2003 dan WM2003), aslinya dinamakan “Ozone” dirilis pada 23 Juni 2003, dan pertama kalinya dikeluarkan dengan nama Windows Mobile. Sistem operasi ini dikeluarkan dalam empat edisi: “Windows Mobile 2003 untuk Pokcet PC Premium”, “Windows Mobile 2003 untuk Pokcet PC Profesional”, “Windows Mobile 2003 untuk smartphone”, dan “Windows Mobile 2003 untuk ponsel Pokcet PC”. Edisi Profesional digunakan dalam Pokcet PC versi ekonomis. Edisi Profesional memiliki kekurangan dibandingkan edisi Premium, seperti tidak adanya klien untuk L2TP/IPsec VPN. Windows Mobile 2003 didukung Windows CE 4.20.

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Windows Mobile 2003 adalah:

  • Add-on keyboard
  • Komunikasi tatap muka dengan Bluetooth device management
  • Pengiriman daat digital lewat Bluetooth
  • Headset dengan Bluetooth
  • Aplikasi gambar dengan kemampuan melihat, mengedit, mengirim melalui e-mail, serta mengirim melalui Bluetooth.
  • Permainan Jawbreaker
  • Pocket Outlook yang lebih disempurnakan dengan vCard dan vCall
  • Pocket Internet Explorer yang telah disempurnakan
  • Windows Media Player 9.0 dengan optimasi streaming
  • Fasilitas SMS untuk edisi ponsel
  • Mendukung format MIDI untuk nada dering pada edisi ponsel

Windows Mobile 2003 SE

Windows Mobile 2003 Edisi Kedua, juga dikenal sebagai “Windows Mobile 2003 SE” dirilis 24 Maret 2004 dan pertama kali digunakan pada Dell Axim x 30. Perangkat ini merupakan versi terakhir yang memungkinkan pengguna untuk melakukan backup dan restore keseluruhan data melalui ActiveSync

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Windows Mobile 2003 SE adalah:

  • Pengubahan tampilan menjadi portrait dan landscape
  • Pocket Internet Explorer dengan tampilan single-column
  • Resolusi layar VGA (640 x 480), 176 x 220, 240 x 240, 480 x 480
  • Wi-Fi Protected Access (WPA)

Windows Mobile 5

Windows Mobile 5.0 sebenarnya dinamakan “Magneto” dirilis di Microsoft’s Mobile and Embedded Developers Conference 2005 di Las Vegas 9-12 Mei 2005. Microsoft mengeluarkan penyokong utama untuk Windows Mobile 5 pada 12 Oktober 2010 dan penyokokng tambahan pada 13 Oktober 2015. Pertama kali dikeluarkan oleh Dell Axim x51. Sistem operasi ini menggunakan .NET Compact Framework 1.0 SP3 – sebuah program yang miliki format .NET.

  • Windows Mobile memiliki peningkatan fungsionalitas Microsoft Exchange Server “push” yang beroperasi dengan Exchange 2003 SP2. Fungsionalitas “push” juga membutuhkan dukungan dari Adaptation Kit Upgrades (AKU) 2 untuk menaiktingkatkan ponsel WM 5.0 yang memiliki DirectPush.
  • WM 5.0 dapat menghemat umur baterai dengan karena kapabilitas Persistent storage. Sebelumnya, 50% energi baterai terbuang hanya untuk menyimpan data.
  • AKU 3.5 juga diluncurkan untuk WM 5.0.

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Windows Mobile 5.0 adalah:

  • Office versi baru, yaitu “Office Mobile”
  • Windows Media Player 10 Mobile
  • Foto pada Caller ID
  • DirectShow
  • Picture and video packaging
  • Bluetooth yang disempurnakan
  • GPS
  • Qwerty keyboard
  • Fasilitas pelaporan kerusakan mirip dengan yang ada pada sistem Windows PC
  • ActiveSync 4.2 dengan penambahan kecepatan sinkronisasi sebesar 15%

Windows Mobile 6

Windows Mobile 6, dulunya dinamakan “Crossbow” dirilis 12 Februari 2007 pada 3GSM World Congress 2007. Sistem operasi ini dibuat dalam tiga versi: “Windows Mobile 6 Standard” untuk smartphone dengan layar sentuh, “Windows Mobile Profesional” untuk ponsel Pokcet PC, dan “Windows Mobile 6 Classic” untuk Pokcet PC dengan radio seluler.

Windows Mobile didukung oleh Windows CE 5.0 (versi 5.2) dan terkoneksi dengan baik dengan adanya Windows Live dan Exchange 2007. Windows Mobile Standard pertama kali dikeluarkan dalam Orange SPV E650 sementara Windows Mobile 6 Professional dikeluarkan pertama kali dalam O2 Xda Terra. Tampilan Windows Mobile 6 didesain menyerupai tampilan Windows Vista. Dalam hal fungsi, Windows Mobile 6 mirip dengan Windows Mobile 5, namun lebih stabil.

Fitur atau aplikasi yang tertanam pada Windows Mobile 6 adalah:

  • Resolusi layar 320 x 320 dan 840 x 840 (WVGA), hanya S01SH atau “Em One” yang memiliki resolusi layar 800 x 840.
  • Office Mobile untuk smartphone
  • Sistem Operasi Live Update
  • Akses Remote Desktop (hanya untuk Pokcet PC tertentu)
  • VoIP (internet calling) dengan Acoustic Echo Cancelling (AEC) dan MSRT Audio Codec
  • Windows Live for Mobile
  • Opsi Layanan Pelanggan
  • Perangkat Bluetooth yang disempurnakan
  • Enkripsi Kartu Penyimpanan Data
  • Smartfilter, aplikasi pencarian program
  • Internet sharing yang disempurnakan
  • HTML e-mail pada Outlook mobile
  • Kemampuan pencarian kontak pada Exchange Server Address Book
  • AJAX, JavaScript, dan XMLDOM pada Internet Explorer Mobile
  • Out of Office reply pada Microsoft Exchange 2007
  • .NET Compact Framework v2 SP2 diinstal dalam ROM
  • Microsoft SQL Server 2005 Compact Edition diinstal dalam ROM
  • OneNote Mobile sebagai pelengkap Microsoft Office OneNote
  • Office Mobile 6.1 yang mendukung penggunaan dokumen dengan format Office 2007

Windows Mobile 6.1

Windows Mobile 6.1 dirilis 1 April 2008. Sistem operasi ini merupakan pengembangan dari Windows Mobile 6 yang telah membawa berbagai penyempurnaan performa, beranda yang didesain ulang dengan tampilan baris-baris yang dapat diperluas untuk menunjukkan informasi lebih lanjut jika diklik, walau hanya tersedia untuk edisi Windows Mobile Standard. Fitur ini entah mengapa meninggalkan edisi Profesional. Perubahan lainnya adalah threaded message (dengan tampilan seperti percakapan antara pengirim dengan kontak yang dikirimi pesan), zoom penuh dan Domain Enroll dimungkinkan dalam Internet Explorer, juga terdapat program “Getting Started” yang interaktif. Domain Enroll berfungsi untuk menghubungkan perangkat System Center Mobile Device Manager 2008, produk untuk mengelola perangkat mobile. Terdapat perbedaan lainnya. Edisi Standard, seperti versi sebelumnya, masih membuat tautan otomatis ke nomor telepon dalam konten Outlook sehingga mmeudahkan untuk membuat panggilan. Untuk beberapa alasan, hal ini dihilangkan dari edisi Profesional. Windows Mobile 6.1 juga menambah efisiensi bandwidth untuk layanan push e-mail berkat ActiveSync sampai dengan 40%. Hal ini mengurangi penggunaan data sehingga memperpanjang umur baterai.

Windows Mobile 6.5

Windows Mobile 6.5 tidak pernah direncanakan sebelumnya, dan dideskripsikan oleh pemimpin perusahaannya, Steve Ballmer, sebagai “bukan rilisan penuh yang diinginkan Microsoft” sampai pada akhirnya Windows Mobile 7 (sekarang diganti Windows Phone 7) hadir pada 2010. Versi 6.5 merupakan perbaikan dari versi Windows Mobile 6.1 yang dirilis pada 11 Mei 2009, dan perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi ini keluar pada akhir Oktober 2009. Perbaikan meliputi penambahan beberapa fitur, seperti GUI yang diperbarui, label yang dapat digeser; walau sebenarnya semua itu hanya perbaikan kecil. Dalam Windows Mobile 6.5 juga terdapat Internet Explorer 6 yang memiliki interface yang telah diperbaiki.

Microsoft memperkenalkan versi ini pada Mobile World Congress Februari 2009, dan beberapa perangkat menggunakan Windows Mobile versi ini. Perangkat-perangkat yang menggunakan Windows Mobile 6.5 disebut sebagai “Windows Phone”. Bersamaan dengan Windows Mobile 6.5, Microsoft mengumumkan jasa komputasi awan (cloud computing) yang dinamakan “SkyBox”, “SkyLine”, “SkyMarket”. Walau versi ini tidak mendukung layar dengan ukuran tertentu, perusahaan perangkat mobile dapat menanamkan sistem operasi ini dalam perangkat yang dibuat.

Beberapa ponsel yang menggunakan Windows Mobile 6.1 dapat dinaiktingkatkan ke Windows Mobile 6.5.

Windows Mobile 6.5.1

Windows Mobile 6.5.1 secara tidak secara resmi dimasukkan ke beberapa Windows Phone. Windows Mobile 6.5.1 menyediakan tatap muka pengguna yang lebih ramah terhadap jari, termasuk tombol-tombol ikon, aplikasi buku telepon yang diperbarui, A-GPS, pengembangan modus threaded text messaging, juga penambahan kualitas performa.

Windows Mobile 6.5.3

Pada 2 Februari 2010, Sony Ericsson Aspen dengan Windows Mobile 6.5.3 diluncurkan dan merupakan smartphone pertama yang menggunakan Windows Mobile 6.5.3. sejak November 2009, sistem operasi ini bocor dan ditanamkan secara tidak resmi dalam beberapa Windows Phone.

Windows Mobile 6.5.3 memiliki user interface yang lebih ramah jari dengan beberapa fitur seperti multitouch, touch control sehingga tidak membutuhkan stylus pen, serta ikon start menu yang dapat di-drag and drop. Tombol-tombol pada layar kini menggantikan tuts ponsel. Internet Explorer Mobile 6 juga telah diperbaiki sehingga memiliki waktu loading yang lebih singkat, manajemen memori yang lebih baik, serta deteksi gesture yang lebih baik. Fitur yang baru pada Windows Mobile 6.5.3 adalah threaded e-mail dan Office Mobile 2010.

Windows Mobile 6.5.5

Beberapa kali Windows Mobile versi 6.5.x bocor sejak Januari 2010 dan dimasukkan ke dalam Windows Phones secara tidak resmi. Windows Mobile yang telah tertanam tersebut salah satunya dinamai Windows Mobile 6.5.5. Namun, hal ini belum pernah dikonfirmasikan oleh Microsoft.

Penerus Windows Mobile

Windows Phone 7

Windows Phone 7 diluncurkan di Eropa, Singapura, dan Australia pada 21 Oktober 2010 dan di AS dan Kanada pada 8 November 2010, dan di bagian dunia lainnya pada 2011. Microsoft berencana melanjutkan saja jajaran Windows Mobile sehingga sistem operasi ini disebut Windows Mobile 7 dengan kode “Photon”. Namun Windows Mobile 7 dan Photon dibuang oleh Microsoft dan membuat platform sistem operasi baru serta mengumumkannya dengan nama Windows Phone 7 Series, lalu diubah lagi menjadi Windows Phone 7.

Windows Phone 7 seharusnya dirilis pada 2009, namun pengubahan dari Photon serta pembuatan platform yang benar-benar baru, membuat Microsoft mau tak mau mengembangkan Windows Mobile 6.5 sebagai keluaran sementara. Selama Mobile World Congress 2010 di Barcelona, Microsoft mengungkapkan detail Windows Phone 7 yang fiturnya terintegrasi dengan Xbox Live dan Zune.

Sebagian besar ponsel yang memiliki Windows Mobile 6.x tidak dapat dinaiktingkatkan menjadi Windows Phone 7 walau telah banyak pula yang membajak Windows Phone 7.

___________________________________________________________________________________

William Henry Gates III (lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955; umur 55 tahun), lebih dikenal sebagai Bill Gates, adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft.

Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Sr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell, dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi di-drop out.

William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur tiga belas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Dia adalah seorang 'nerd' (eksentrik)," sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.

Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.

Semasa ia belajar di Harvard, ia dan Paul Allen menulis perangkat lunak Altair BASIC untuk Altair 8800 dalam dasawarsa 1970. Altair merupakan komputer pribadi pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh BASIC, sebuah bahasa komputer yang mudah dipelajari dan ditulis di kolese Dartmouth untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan Microsoft QuickBasic. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa kompiler QuickBasic dikenal sebagai QBasic. QuickBasic juga dijadikan Visual Basic, yang masih popular hingga masa sekarang.

Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi (Open Letter to Hobbyists), yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi pada komputer dengan menyatakan bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat lunak/software dan bahwa software tidak layak dikopi dan digandakan tanpa izin penerbitnya. Pada masa itu, komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar radio hamnya dan etika hacker, yang berpendapat bahwa innovasi dan pengetahuan patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.

Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM, yang diterbitkan pada 1981. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncanakan dapat mencakup dan mengelola arkitektur 16-bit oleh keluarga chip x86 Intel. Setelah berunding dengan sebuah perusahaan lain (Perusahaan Digital Research di California), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuah system operasi x86 dari perusahaan Seattle Computer seharga $50,000. (Ada kemungkinan Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang menerbitkannya dengan nama PC-DOS) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.

Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh sebab ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan A.S. dan perusahaan-perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa 1990.

Nim : 1101221127
Nama : Noval Gumilar (Nelips)
NelipsisUnluckyZone.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar